Pages

How To Fit Your Chinos

Ketika seseorang membeli celana chino jadi di toko ataupun distro, tidak semua orang akan dengan mudah mendapatkan size celana yang benar-benar PAS dengan badan dan keinginannya, termasuk saya :p
Memang membeli celana itu gampang-gampang susah, apalagi untuk orang yang ukuran badannya agak lain dari yang lain (sangat kurus/sangat gemuk). Lain halnya dengan apabila kita membeli sebuah kaos yang rata-rata tinggal pilih saja, S/M/L/XL/XXL.
Nah, akan lebih mudah rasanya jika kamu bisa mengukur celanamu sendiri. Inilah yang disebut CUSTOM. Suka-suka kamu aja. :))


Berikut sekilas tentang Size Chart dan keterangan ukuran sebuah celana chino.






Kurang familiar sama istilah-istilah di atas? Ada nih keterangannya. Semoga kamu tambah pinter ngukur celana chino-mu sendiri dan makin disayang mama papa, ya. :)))

 

Masih bingung? Mari belajar lebih dalam.

Mengukur Lingkar Pinggang (Waist)

Rentangkan celana pada bagian pinggang depan dan ukur dari kiri ke kanan. Kalikan 2 untuk mendapatkan angka lingkar pinggang Kamu.

Mengukur Front Rise

Bentangkan celana menghadap ke depan. Kemudian ukur celana dari ujung selakangan sampai ke atas kancing.

Mengukur Back Rise

Sama dengan mengukur Front Rise, tetapi dilakukan pada bagian belakang celana.

Mengukur Thigh (Lingkar Paha)

Bentangkan celana menghadap ke depan. Kemudian ukur dari titik selakangan tegak lurus sampai ke tepi celana.

Mengukur Knee (Lebar Lutut)

 Lebar lutut diukur dari bagian lutut tegak lurus ke tepi celana.

Mengukur Leg Opening (Lebar Bukaan Kaki)

 Diukur dari ujung kiri ke kanan pada bagian bukaan kaki.
 

Mengukur Inseam (Panjang Kaki)

 
Ukur dari titik selakangan sampai ke ujung bawah celana.

Bagaimana? Sudah tidak bingung lagi? Mau permak celana jadi mudah bukan?

Sumber : Blog tetangga :D 
 
Follow @ChinoMurahID

No comments:

Post a Comment